بسم الله الرحمن الرحيم


بسم الله الرحمن الرحيم
"DENGAN NAMA ALLAH YANG MAHA PEMURAH LAGI MAHA PENYAYANG"

Monday, 2 December 2013

::ketentuan::


bukan meminta simpati..bukan meminta perhatian.. tapi cuba kau berhenti berbicara dan berada di tempat aku sejenak ..dan lihatlah dunia melalui mataku ...mampukah?

jalan yang aku pilih ini..hanya aku pemilik kasut itu yang tahu ... ini ketentuan ..:'(
tapi aku percaya kaca2 itu ..akan berubah menjadi bunga.. di jalan mencari sinar cinta..
cinta teragung .. cinta ALLAH ..
ALLAH ... ku tahu engkau selalu ada untuk aku ..:)

Thursday, 28 November 2013

::aku ingin jadi muslimah::




..hidup ini perlukan pengorbanan
tatkala diri sedang bertatih mengenaliNya
pelbagai ujian mula menghimpit jiwa

aku masih wanita,
kerana aku belum selayaknya bergelar muslimah
tapi hati menjerit bila ..bila waktunya aku digelar muslimah
keadaan kini sangat membimbangkan diri
apa aku menjadi
muslimah cuma dalam angan
mampukah aku istiqamah
mampukah aku kuat
mampukah aku terus berjalan di jalan ini

hati sedih , hiba, merintih
wahai diri , kau masih dibelakang
ceteknya ilmumu jika dibanding mereka
hinanya dirimu bila disamping mereka

wahai diri ,kau seperti kanak2 kecil yg masih bertatih
bila masa nya kau berjalan
bila masa nya kau berlari
bila masa nya kau digelar "muslimah sejati "

ya rabb, sungguh aku mohon
jangan pernah tinggalkan aku
izinkan aku menjadi muslimah
izinkan aku menjadi hamba
izinkan aku menjadi manusia

ya rahman, tiada lagi tempat bergantung selain
ku genggam erat tali hidayahmu
biarpun hujan , petir , ribut melanda
jangan sesekali kau tinggalkan aku
bila aku hampir aku lepaskan tali itu
sirami aku dengan air hujanmu
biar aku sedar , biar aku bangkit
kerana hidupku perlu redhaMU

YA ALLAH ..bimbinglah aku di jalan ini ,
IZINKAN AKU MENJADI MUSLIMAH :(

Sunday, 9 June 2013

:Ku Tahu Ku Adamu TuHan ::


Alihkan matamu ke laut 
airnya cantik membiru  dan penuh ketenangan 
tetapi hanya Allah sahaja yang tahu rahsianya.
begitulah kehidupan Manusia 
riang ketawa 
tetapi hanya Allah yang tahu rahsia kehidupannya 
jika kau rasa kecewa , pandanglah ke sungai
airnya tetap mengalir biarpun berjuta batu menghalang 
jika kau sedih pandanglah
ke langit 
kau akan sedar bahawa Allah
sentiasa disisimu.....

Wednesday, 29 May 2013

:: DIA KEKASIH ALLAH...

Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benar cinta yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap.

Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan khutbah, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, Al Qur'an dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku." Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya. Usman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-d! alam.

Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. "Rasulullah akan meninggalkan kita semua,"keluh hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya didunia. Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar.

Disaat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu. Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang didalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ! ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya.

Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar m! enanti kedatanganmu," kata Jibril.

Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Ra! sulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh.

Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," ka! ta Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, kerana sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.

Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi Betapa cintanya Rasulullah kepada kita. Kirimkan kepada sahabat-sahabat muslim lainnya agar timbul kesedaran untuk mencintai Allah dan RasulNya, seperti Allah dan Rasulnya mencintai kita.


Saturday, 26 January 2013

:. MAAFKAN AKU YA RAbb

 Awak sedang asyik berbalas SMS dengan seseorang yang BUKAN mahram? 
¸.•❤ Awak sedang ternanti-nanti PANGGILAN dari si dia? 
¸.•❤ Awak sedang MENUNGGU saat-saat dapat bertembung dengan nya? 
¸.•❤ Awak sedang memilih BAJU yang paling MENARIK untuk keluar DATING bersamanya? 

Emm..jika jawapannya YA, awak sedang membuat Kekasih Agung awak SANGAT CEMBURU.... 

(¯`*•.¸ Berkata Ibn Qayyim al-Jawziyyah :”Allah swt CEMBURU terhadap HATI HAMBANya yang mengabaikan cinta, harap dan takut kepadaNya, dan ada sesuatu yang LAIN dalam hatinya selain Dia.”¸.•'´ ¯) ♥ 

Kecemburuan Allah swt langsung tidak menunjukkan KERENDAHAN atau Dia MEMERLUKAN kita. Maha Suci Allah daripada sebarang SIFAT KEKURANGAN. Cemburu Allah ialah TANDA BESARnya cinta Yang Maha Pengasih dan Penyanyang terhadap hambaNya. Dia TIDAK memerlukan kita. Dia tidak luak dengan kelalaian kita. Tidak terjejas TANPA cinta kita. 

Dia cemburukan HATI kita yang meletakkan CINTA LAIN lebih AGUNG daripadaNya kerana Dia SAYANGkan kita. Dia tidak mahu kita menempah jalan SENGSARA. Dia menawarkan cinta yang TIDAK pernah mengenal KECEWA. Inilah HAKIKAT CINTA yang Agung..


::: LA TaHZaN

Jangan bersedih hati jika Allah tak memberi kita seseorang yang kita impikan.. 
Insyaallah Dia akan menghadirkan seseorang yang akan memimpikan kita. 

Jangan bersedih hati jika Allah tak memberi kita seseorang yang kita rindukan.. 
Insyaallah Dia akan menghadirkan seseorang yang akan merindukan kita. 

Jangan bersedih hati jika Allah tak memberi kita seseorang yang kita dambakan.. 
Insyaallah Dia akan memberi kita seseorang yang akan mendambakan kita. 

Jangan bersedih hati jika Allah tak menyatukan kita dengan seseorang yang kita cintai.. 
Insyaallah Dia akan menghadirkan seseorang yang akan mencintai kita. 

Seseorang yang hadir bukan hanya karena apa yang ada pada diri kita. 
Akan tetapi ia hadir dan mampu menerima kita apa adanya. 

Maka.. 

Sujudkan diri dan hati serta jiwa kita dalam bertakwa kepada-Nya. 
Indahkan akhlak diri dengan sebaik-baiknya keindahan. 
Niscaya Allah akan memberi yang terbaikuntuk kita dengan segala Keindahan hati dan ketakwaannya. 

Karena sejatinya jodoh yang akan kita dapat takkan jauh beda dari sifat, pribadi dan akhlak kita. 

Insyaallah.. 

:::CERITE SI KATAK

Sekelompok kodok sedang berjalan-jalan melintasi hutan,dan dua di antara kodok tersebut jatuh kedalam sebuah lubang. Semua kodok-kodok yang lain mengelilingi lubang tersebut. Ketika melihat betapa dalamnya lubang tersebut,mereka berkata pada kedua kodok tersebut bahwa mereka lebih baik mati. Kedua kodok tersebut tak menghiraukan cacian itu dan mencuba melompat keluar dari lubang itu dengan segala kemampuan yang ada. Kodok yang lainnya tetap mengatakan agar mereka berhenti melompat dan lebih baik mati. 

Akhirnya, salah satu dari kodok yang ada di lubang itu mendengarkan kata-kata kodok yang lain dan menyerah. Dia terjatuh dan mati. Sedang kodok yang satunya tetap meneruskan untuk melompat sedapat mungkin. Sekali lagi kerumunan kodok-kodok tersebut berteriak padanya agar berhenti berusaha dan mati saja. Dia bahkan berusaha lebih kuat dan akhirnya berhasil. 

Ketika dia sampai diatas, ada kodok yang bertanya, "Apa kau tidak mendengar teriakan kami?". Lalu kodok itu (dengan membaca gerakan bibir kodok yang lain) menjelaskan bahawa ia pekak. Akhirnya kodok2 tesebut sedar bahwa saat di bawah tadi kodok pekak itu menganggap mereka telah memberikan semangat kepadanya. 

yeah !!! go go pachak !! moral of the cite . buat pekak je ape org nk kritik ^_- .143